Mukhlasin: Komisi II Sikapi Rencana Kenaikan Harga BBM


Padang-Anggota Komisi II DPRD Sumbar dari PKS, Mukhlasin di Padang pada 26/3 menyatakan,  “Komisi II DPRD Sumbar telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pertamina, Polda Sumbar, Bulog, Hiswana Migas, Dinas Koperindag, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan UKM, Biro Perekonomian yang mengagendakan tentang mensikapi rencana kenaikan harga BBM per-1 April 2012.”

Lanjut Mukhlasin, hasil dari RDP tersebut adalah: 1. Pertamina memastikan stok BBM sampai dengan satu pekan ke depan aman. 2. Sampai saat ini belum ada atau tidak terjadi kelangkaan BBM termasuk di SPBU, kecuali di Solok Selatan. 3. Antisipasi penimbunan, dilakukan koordinasi dengan pihak terkait/kepolisian untuk pengamanan di SPBU. 4. Pembelian menggunakan dirigen diperbolehkan asal ada surat rekomendasi dari instansi terkait. Misalnya, jika mau menjual harus ada izin dari dinas Koperindag.

Kemudian, 5. Pertamina meminta kerjasama dengan berbagai pihak termasuk masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui terjadinya penimbunan. 6. Bulog menginformasikan bahwa persediaan beras untuk tiga bulan ke depan masih aman. Bulog siap melakukan operasi pasar seandainya terjadi kenaikan harga beras akibat kenaikan harga BBM.

7. Dinas Perhubungan telah mempersiapkan konsep antisipasi kepada para sopir angkot di mana salah satunya akan membebaskan biaya PKB untuk tahun 2012 dengan dana APBN. Dinas perhubungan juga melakukan penjajakan/koordinasi dengan organda dalam melakukan perhitungan rencana kenaikan tarif angkutan umum supaya tidak merugikan konsumen, tetap dalam batas kewajaran. Di samping itu Dinas Perhubungan juga merencanakan pemberian insentif untuk angkutan umum dari APBN untuk spare part.

8. Sementara Polda Sumbar siap melakukan pengamanan, dan telah ditangkap tiga pelaku penimbunan BBM dan kasusnya masih dalam penelitian dan penyelidikan. Dari pengamatan kepolisian kondisi Sumbar relatif aman, termasuk demonstrasi yang masih dalam kewajaran.

Adapun tanggapan dari Komisi II: 1. Pertamina harus lebih meningkatkan pengawasan, karena telah terbukti terjadi penimbunan besar-besaran (Pariaman, Pasbar, 50 Kota dan lainnya). 2. Terbukti 10 hari menuju akhir bulan Maret terjadi kenaikan konsumsi BBM 12-26 % untuk bensin dan solar. 3. Minyak tanah di beberapa tempat langka karena ulah agen. 4. Kadang distribusi kurang lancar karena keterbatasan armada sebagaimana disampaikan oleh Hiswana Migas. 5. Di beberapa SPBU masih ada ancaman dari masyarakat untuk memaksa mengisi dirigen sesuai dengan keinginannya. 6. Pemprov harus menyiapkan rencana pasar murah melalui dinas perindag/koperasi untuk antisipasi kenaikan harga jika harga BBM naik. 7. Kepolisian juga harus meningkatkan pengamanan karena terbukti terjadi kasus penimbunan, sedangkan ada yang tertangkap ketika BBM sudah dibawa pelaku, tanpa ada pengamanan saat terjadi di SPBU.  (Dep)

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Mukhlasin. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s