Irwan Prayitno: UN Tidak Bisa Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Pendidikan Seseorang


Komitmen pakta integritas ini  harus segera di follow up dan diimplementasikan dalam kegiatan-kegiatan pensuksesan ujian nasional. Berkomiten melaksanakan UN secara jujur, objektif dan kredibel serta dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku. Ini kita lakukan dalam rangka mewujudkan nilai-nilai karakter bangsa.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ketika memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas Ujian Nasional antara Kepala Dinas Provinsi Sumatera Barat dengan Seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Sumatera Barat (30/3). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Syamsulrizal, MM, Kakanwil Kemenag Sumbar, Wawako Bukitinggi, serta seluruh Kepala Sekolah Se-Sumatera Barat.

Gubernur  Irwan Prayitno menyatakan bahwa UN memang menjadi momok menakutkan bagi para siswa-siswa dan juga guru-guru di setiap sekolah-sekolah. Karena UN  dianggap sebagai tolok ukur berhasilnya pendidikan seorang siswa dan kesuksesan guru dalam mendidik para siswa. Namun jika kita lihat dari sudut pandang yang lain, terkadang hal ini menjadi tidak adil bagi para siswa dan guru.

Khususnya untuk guru, kegagalan para siswa dalam melaksanakan UN selalu ditimpakan kepada mereka, namun sebenarnya andil dan peran orangtua di rumah dalam mendorong siswa untuk lebih rajin dan serius belajar  sangatlah vital dan ini yang terkadang luput dari pengamatan kita bersama. Jadi bisa dikatakan masalah yang menyebabkan kegagalan siswa dalam melaksanakan ujian bisa dikatakan kompleks dan banyak hal yang mempengaruhinya.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan UN sebenarnya tidak bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan pendidikan seorang anak secara keseluruhan. Karena tujuan pendidikan sebenarnya adalah nilai-nilai akhlak dan karakter yang baik dari seorang anak.Karena hal tersebut lah yang menentukan keberhasilan seorang anak di masa depannya.

Gubernur juga mengatakan idealnya nilai-nilai sekolah  bisa dipakai untuk kelulusan dari seorang siswa. Karena nilai tersebut adalah akumulasi dari proses kegiatan pendidikan mereka selama berada di sekolah. Namun kendalanya juga terletak, karena terbuka nya peluang untuk para guru-guru memanipulasi nilai-nilai siswa mereka agar bisa dinaikan sehingga bisa mecapai standar kelulusan.

Melalui pakta integritas ini marilah kita bersama-sama berkomitmen melaksanakan kegiatan-kegiatan UN secara bersih, kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan. Jangan takut untuk jujur, terima semua nilai dan hasil UN tersebut dengan baik. Jangan pernah memberikan bantuan-bantuan yang bersifat ilegal bagi siswa. karena bagaimanapun setiap kegagalan dari siswa tersebut adalah point penting bagi para guru untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalan mereka dalam mengajar  dan sebagai bahan untuk perubahan yang lebih baik kedepannya, tegas Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan mengenai penempatan guru yang tidak merata di Sumatera Barat. Masalah utama yang membuat ketidakmerataan tingkat kemampuan para siswa di daerah dan di kota adalah ketidak merataan jumlah tenaga pendidik atau guru. Guru-guru terkadang tidak mau untuk ditempatkan di daerah-daerah terpencil atau pelosok, karena berbagai macam kendala dan alasan. Namun hal tersebut akan berdampak yang tidak baik bagi kemampuan para siswa-siswa di suatu daerah. Jadi visi dan misi bangsa dalam mewujudkan pendidikan yang baik dan layak untuk seluruh rakyat bagaimanapun tidak akan tercapai dengan maksimal jika keadaannya seperti ini.

Jadi diharapkan bagi para guru agar segera menyikapi hal ini dan akan bertekad untuk memajukan pendidikan di bangsa dan negara ini khususnya di daerah Sumatera Barat. [humasprov]

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Irwan Prayitno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s