Irwan Prayitno: Program yang Dihasilkan dalam Musrenbang Mestinya Berawal dari Rakyat


Semua program-program yang nantinya dihasilkan dalam musrenbang ini, mestinya berawal dari rakyat, atau bottom up bukan hanya berdasarkan kepentingan elite pemerintah. Karena kalau hanya berdasarkan hal tersebut, semua keinginan dan aspirasi rakyat tetap tidak akan terpenuhi, dan semua tujuan kegiatan pemerintah, yakni memajukan pembangunan dan kesejahteraan rakyat tidak akan pernah terwujud.

Maka hendaknya melalui musrenbang ini semua perencanaan program harus direncanakan matang dan akhirnya melahirkan program-program yang tepat sasaran, sesuai prosedur dan perundang-undangan yang berlaku serta bermanfaat bagi rakyat.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, ketika memberi sambutan sekaligus Keynote Speaker dalam acara Musrenbangda Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2012. Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Pessel, Wabub Pessel, Sejumlah Muspida Provinsi Sumatera Barat, Muspika Kab. Pessel serta jajaran Aparat Pemerintah Daerah Kab. Pessel di Aula Setda Kab. Pessel, Senin Pagi (2/4).

Lebih lanjut Gubernur mengatakan Musrenbang ini adalah suatu forum musyawarah tahunan dalam proses perencanaan partisipatif yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Maka hendaknya forum ini dimaknai sebagai suatu mekanisme dalam rangka menggali partisipasi seluruh komponen masyarakat yang melahirkan keikutsertaan, rasa kepemilikan, tanggung jawab dalam proses pembangunan yang diawali dari perencanaan yang baik.

Gubernur menjelaskan bahwa dalam mekanisme perencanaan, proses penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) didasarkan pada penjaringan aspirasi secara formal diformulasikan melalui forum Musrenbang. Oleh Karena itu secara substantif Musrenbang RKPD adalah untuk menselaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah provinsi dengan arah, kebijakan prioritas pembangunan nasional serta usulan program kegiatan hasil musrenbang kab/kota.

Kembali lagi Gubernur mengatakan bahwa harus terciptanya sinergitas program-program Kab/Kota dengan Provinsi, sehingga nantinya tujuan dari program akan lebih mudah tercapai, karena adanya saling keterkaitan program atau saling back up program.

Kemudian Gubernur Juga menyatakan bahwa Kabupaten Pessel sebenarnya memiliki struktur ekonomi yang kurang lebih sama dengan Provinsi Sumatera Barat pada umumnya. yakni kontribusi sektor pertanian yang besar, yaitu sebesar 34,61%, kemudian sektor perdagangan-hotel-restoran sebesar 21,47% dan sektor jasa 16,33%, ketiga sektor ini kontribusinya sebesar 72,41%. Dari hal tersebut tentulah pentingnya sektor pertanian ini mendapat prioritas dan fokus untuk diprogramkan, hal ini juga dalam rangka menekan angka kemiskinan karena masyarakat miskinpun paling banyak pada sektor pertanian.

Tapi hal ini tentu saja juga diimbangi dengan program-program dari sektor perikanan dan kelautan. Melihat keadaan geografis Kab. Pessel yang juga berada di pinggir laut, potensi tersebut juga hendaknya dapat dilihat secara baik, direncanakan pengembangannya dan dibuat program-program yang matang dan tepat sasaran nantinya, harap Gubernur. [humasprov]

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Irwan Prayitno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s