Irwan Prayitno: Tanggung Jawab Sosial Kalangan Dunia Usaha Belum Melembaga


Padang – Paradigma keberhasilan pembangunan amat ditentukan oleh tingkat partisipatif masyarakat dan kalangan dunia usaha. Hampir kita lihat daerah-daerah yang maju dan sejahtera menunjukan angka partisipasi masyarakat dan kalangan dunia usaha amat tinggi, sehingga pembangunan di berbagai sektor dapat diwujudkan dalam waktu yang relatif cepat.

Ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno ketika memberikan sambutan pada acara Pengukuhan Pengurus Coorporate Forum For Community Development (CFCD) Sumatera Barat masa bakti 2011-2014, di Auditorium Rabu malam, (18/4). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD, Forkopinda, Kadis Sosial, PT. Semen Padang, Pimpinan Bank Nagari, Kepala Biro Humas, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemprov. Sumbar.

Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, pembangunan kesejahteraan sosial merupakan bahagian pembangunan yang berlanjutan, dan semua itu ditandai dengan mata partisipatif.  Keterlibatan kalangan dunia usaha ikut serta menangani masalah-masalah sosial saat ini berkembang di daerah-daerah, dimana dunia usaha itu beroperasi.

Kita juga melihat dan merasakan perkembangan tuntutan ekonomi sangat pesat, serta kenyataan bahwa tanggung jawab sosial di kalangan dunia usaha masih belum melembaga. Saat ini kita bangga dan senang adanya keinginan itu pada pengurus CFCD Sumatera Barat, yang berbuat ikhlas dan tanpa pamrih memberikan komitmen dan kepedulian dalam penanganan masalah sosial dan peningkatan usaha masyarakat di daerah ini.

Dari  4.845.998 jiwa penduduk dan rumah tangga miskin sebanyak 257.412 atau lebih kurang 460.379 jiwa. Diketahui pada tahun 2010 angka kemiskinan Sumbar 9,5 persen dan pada tahun 2011 menjadi 9,1 persen. Kondisi ini tidak terlepas dari daerah Sumbar yang rentan terhadap bencana, gempa, tanah longsor, banjir dan tsunami, yang telah membawa kerugian harta benda bahkan jiwa di beberapa kab/kota se-Sumatera Barat.

Dari kondisi inilah yang membuat program pengentasan kemiskinan  belum bergerak maju lebih baik di Sumatera Barat. Oleh karena itu perhatian dan kotribusi kalangan dunia usaha dengan program Cooporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah harapan yang mampu membangkitkan kembali ekonomi masyarakat Sumatera Barat, harapnya.

Irwan Prayitno juga menyampaikan, pengentasan kemiskinan dapat dilakukan dengan pembagian klaster I dimana masyarakat miskin itu dibantu secara langsung, untuk kebutuhan hidupnya. Hal ini juga dilihat dari kondisi faktor umur dan lingkungan. Mereka ini terus kita bantu sehingga mampu berbuat mandiri dalam hidupnya.

Sementara pada klaster II kita dapat membantu mereka dengan penyertaan modal usaha, agar usaha kalangan menengah ke bawah ini dapat maju dan berkembang secara baik. Bantuan CSR tentu amat mendukung mereka dala m mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Saat ini pemprov telah memiliki beberapa kelompok masyarakat yang berkerja sungguh-sungguh, terus berusaha memajukan produksi mereka. Jika kita dapat fokus memberikan bantuan kepada mereka tentu akan memberikan dampak perkembangan yang lebih baik, dibandingkan kita memberikan bantuan pada banyak orang yang nilainya tidak akan mampu mendorong mereka berbuat banyak.

PT. Semen Padang telah melakukan kesepakatan dengan Pemprov Sumbar di mana 30% dana CSR dari 2 % keuntungan perusahan dapat diberikan kepada kemitraan UKM melalui Pemprov. Sumbar.

Kita juga berharap, perusahan lain juga memberikan kotribusi yang sama, sehingga kemiskinan di Sumatera Barat dapat ditekan dan pertumbuhan ekonomi dapat melaju dengan pesat di daerah ini, ungkapnya. [humasprov]

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Irwan Prayitno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s