Irwan Prayitno: Kita Harus Bersyukur Dikaruniai Populasi Usia Produktif yang Jumlahnya Besar


Padang – Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, kita patut bersyukur karena bidang kebudayaan telah kembali ke “rumah besar” pendidikan setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun. Kementerian ini terhitung sejak Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011, tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara. Diharapkan dengan tambahan amanah ini jangan diartikan sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk menyempurnakan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno ketika membacakan sambutan Menteri Pendidikan pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 di parade kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu pagi (2/5). Upacara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Prov. Sumbar, Muspida Prov. Sumbar serta seluruh Kepala SKPD Prov. Sumbar.

Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan bahwa tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2012 ini adalah bangkitnya generasi emas Indonesia. Tema ini sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh bapak pendidikan nasional kita, Ki Hajar Dewantara.  Kita harus bersyukur karena kita telah dikaruniai SDM berupa populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa. Jika kesempatan emas yang baru pertama kalinya terjadi di indonesia sejak merdeka tersebut dapat kita kelola dan manfaatkan dengan baik, populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa ini, insya Allah akan menjadi bonus demografi yang sangat berharga.

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan pada periode tahun 2010 sampai 2035 kita harus berinvetasi besar-besaran dalam bidang pengembangan SDM sebagai upaya menyiapkan generasi 2045, yaitu 100 tahun Indonesia merdeka. Oleh karena itu kita harus menyiapkan akses seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa untuk memasuki dunia pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai ke perguruan tinggi. Tentu perluasan akses tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, sekalipun kita semua memahami kesejahteraan, keharkatan dan kemartabatan.

Selanjutnya Gubernur mengatakan untuk mempersiapkan generasi emas tersebut , telah disiapkan kebijakan yang sistematis, yang memungkinkan terjadinya mobilitas vertikal secara masif. Untuk itu mulai 2011 telah dilakukan gerakan pendidikan anak usia dini, penuntasan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar, penyiapan pendidikan menengah universal (PMU) yang akan dimulai 2013. Disamping itu perluasan akses ke perguruan tinggi juga disiapkan melalui pendirian perguruan tinggi negeri di daerah perbatasan dan memberikan akses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, tetapi berkemampuan akademik.

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Muslim Kasim melakukan Irub Peringatan Hari Pendidikan Nasional juga di Kab. Dharmasraya. [humasprov] 

 

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Irwan Prayitno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s