Mahyeldi 29,03 Persen


mahyeldi10warnaPADANG — Jika Pilkada Padang dilaksanakan hari ini, maka dipastikan berlangsung dua putaran. Ini dimungkinkan, karena persentase tertinggi yang digenggam Mahyeldi hanya 29,03 persen, padahal pagu yang dikehendaki 30 persen plus 1.

Pilkada baru akan digelar 30 Oktober mendatang, masih ada waktu untuk berbenah dan mengumpulkan dukungan. Jika Mahyeldi menginjak gas sejadi-jadinya di tikungan terakhir, pilkada bisa satu putaran. Tapi tunggu dulu, sembilan pasang lainnya, dipastikan pula melaju dalam kecepatan tinggi.

Menurut survei terakhir, 55 persen responden berniat mengubah pilihannya ke ‘lain hati’. Jika begitu kondisinya, maka nasiblah yang akan bicara, satu putaran atau dua.

“Kedua-duanya terbuka, satu putaran atau dua putaran,” kata peneliti Erizal dari InCost, kepada Singgalang, Kamis (24/10).

Lembaga survei InCost melakukan survei Pilkada Padang pada 19 hingga 22 Oktober dengan responden 1.100 orang. Survei melibatkan 20 orang surveyor, menyebar pada semua kecamatan.

Responden yang diwawancarai terdiri dari 50,8 persen laki-laki dan 49,2 persen perempuan. Sebanyak 75 persen responden berusia 26 hingga 55 tahun. Pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga 38 persen dan wiraswasta 23 persen. Sebanyak 57,4 persen berpendidikan SLTA dan 10 persen sarjana. Sisanya lain-lain.

Lalu kenapa seseorang menjatuhkan pilihan pada satu pasangan? Sebanyak 23 persen menjawab ingin perubahan, 22,6 persen karena si calon berpengalaman dan 14 persen dekat dengan rakyat.

Menurut Erizal, tatkala ditanya, apakah akan mengubah pilihan setelah hari ini? Sebanyak 55 persen menjawab akan mengubah ke kandidat lain sedang 7,2 persen tidak berubah.

Responden tersebar di Kecamatan Kuranji 164 responden, Pauh (77) Lubuk Kilangan (66), Lubuk Begalung (145), Nanggalo (77), Koto Tangah (220). Kemudian Padang Timur (99), Padang Selatan (77), Bungus Teluk Kabung (33), Padang Utara (87) serta Padang Barat 55 responden.

Survei dengan sampling error 2 persen dan menggunakan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka itu, menghasilkan posisi, pasangan Mahyeldi-Emzalmi meraih 29,03 persen, disusul Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra 18,2 persen. Di posisi ketiga Michel El Qudsi-Januardi Sumka 17,7 persen dan di posisi keempat Desri Ayunda-James Hellyward dengan 12,5 persen. Sedang di urutan kelima Maigus Nasir-Armalis 8,3 persen.

Urutan keenam Asnawi Bahar-Surya Budhi (3,5), disusul berturut-turut Kandris Asrin-Indra Dwipa (3,3), Ibrahim-Nardi Gusman (1,7), Indra Jaya-Jefri Hendri (1,0) dan Suamsuar Syam-Mawardi Nur (0,9)

Satu putaran

Menurut Erizal, satu putaran bisa terjadi jika kubu Mahyeldi bisa menaikkan elektabilitasnya menjadi 30 persen lebih. “Sebab yang kami ukur bukan popularitas atau keterkenalan lagi, tapi langsung ke jantung persoalan, soal siapa yang akan dipilih,” kata dia.

Dari hasil survei, posisi 29,03 persen, dilihat dari sisi positif, hanya tinggal seayun lagi, maka Mahyeldi melompat ke puncak klasemen dengan nyaman. “Ini tergantung tim dia, apakah bisa di atas 30 persen atau malah melorot,” kata dia seraya menyebutkan, jika berjibaku, bisa satu putaran

Dua putaran

Masih menurut peneliti ini, posisi Mahyeldi-Emzalmi itu genting. “Ini peluang bagi kandidat lain, untuk mencuri sedikit dukungan atau sekurang-kurangnya mempertahankan agar posisi Mahyeldi tetap,” kata dia.

“Seperti tarik tambang, coba tahan tali Mahyeldi itu kalau bisa, mari kita buktikan setelah pemungutan suara,” kata dia.

Pendapat di Padang terbelah dua, ada yang yakin satu putaran ada yang sebaliknya. Yang yakin berpendapat, Mahyeldi didukung oleh PKS yang solid. Makin banyak golput, kian teranglah jalan bagi Mahyeldi.

Tapi ada peluang besar, sebab dari 1.100 responden, 55 persen menyatakan, akan mengubah pilihannya pada hari pemungutan suara. Itu artinya lebih setengah pemilih, belum haqqul yaqin dengan pilihannya.

Dari sekitar 600 ribu pemilih diprediksi yang akan datang ke TPS hanya 450 ribu orang.

Itulah gunanya kampanye sampai 26 Oktober, itulah gunanya debat terbuka di Padang TV, TVRI dan RRI. Itulah gunanya berita dan segala bentuk saluran informasi resmi sampai ke lapau-lapau, sehingga warga datang ke TPS dan jika bisa, “memilih saya.” (003/105)

Singgalang 25 Oktober 2013

About beritapkssumbar

Mengabarkan Kiprah PKS
This entry was posted in Pilkada. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s